Kampungku Penghasil Rumput Laut Terbesar Di Sulawesi Selatan - Jejak Mantan Polisi

Breaking

Opt In (Do Not Edit Here)

BANNER 728X90

Senin, 15 Juni 2015

Kampungku Penghasil Rumput Laut Terbesar Di Sulawesi Selatan

JEJAK MANTAN POLISI -  Desa Lamasi Pantai Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu sebuah desa yang terletak dipesisir Walmas. Sekitar 80 km jaraknya dari kota Belopa Ibukota Kabupaten Luwu.

Jumlah penduduk sekitar 1800 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sekitar kurang lebih 200 KK. Sebahagian besar mata sumber mata pencahariannya masyarakatnya  berasal dari rawa tambak.

Bermodalkan Lahan empang puluhan ribu hektar Desa Lamasi Pantai merupakan penghasil rumpul laut jenis gracilia terbesar di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pedagang rumput laut, rata- rata mengangkut Hasil Panen Petani 150 ton perbulannya.

Dilihat dari banyaknya pedagang yang membeli rumput laut di Desa Lamasi Pantai diperkirakan hasil rumput laut di Desa ku ini mencapai ribuan ton setiap bulannya.

Selama ini rata- rata pedagang menjual rumput lautnya ke Gudang - Gudang yang ada di Kota Palopo. Harga rumput laut saat ini berkisar 5.000/kilo

Selain empang dapat menghasilkan rumput laut, kuga dapat memelihara ikan bandeng dan jenis ikan asin lainnya.

Namun Kekayaan alam yang melimpah sebagai sumber mata pencaharian yang melebihi Pegawai Negeri Sipil (PNS) gol. II A. Hal ini tidak  membuat hidup masyarakat di Desa ku ini menjadi sejahtera. Saya perkirakan rata-rata penghasilan per KK di Lamasi Pantai sekitar 5- 7 juta perbulannya.

Perputaran Uang di Lamasi Pantai mencapai 4- 5 miliar per bulannya, itu saya liat dari hasil penjualan para pedagang rumput laut di setiap bulannya.

Kami berharap potensi sumber daya alam di kampung kami ini dilirik investor untuk mendirikan pabrik agar nilai jual rumput laut semakin tinggi sebagai daerah penghasil bahan baku terbanyak.

Selain itu kami harapkan pemerintah agar melaksanakan pelatihan terhadap petani tentang tata cara mengelola keuangan dengan baik.



Tidak ada komentar: