JEJAK MANTAN POLISI - Saya orang paling lama menunggu SK turun dari Polda, sejak namaku diusulkan di Polda untuk diberhentikan pad tahun 2008, sekitar 1 tahun baru muncul SK pemecatan.
Sambil menunggu SK Kapolda apakah saya akan diberhentikan ataukah dimutasi tiada upaya lain saya lakukan selain bertugas dengan sebaik-baiknya.
Saya rajin apel pagi dan siang displin waktu menjalankan tugas berharap pimpinanku mempertimbangkan lagi jikalau saya masih layak menjadi insan bhayangkara.
Sambil menunggu SK Kapolda apakah saya akan diberhentikan ataukah dimutasi tiada upaya lain saya lakukan selain bertugas dengan sebaik-baiknya.
Saya rajin apel pagi dan siang displin waktu menjalankan tugas berharap pimpinanku mempertimbangkan lagi jikalau saya masih layak menjadi insan bhayangkara.
Seminggu sebelum SK pemberhentianku terbit, tanpa sengaja membuat tersinggung Wakapolres Kompol ????? Namanya Saya lupa.
Di ruangan Kapolres saya mengucapkan Hakim mengabaikan pembelaan pembelaan yang ditempuh anggota yang sedang disidang.
Di ruangan Kapolres saya mengucapkan Hakim mengabaikan pembelaan pembelaan yang ditempuh anggota yang sedang disidang.
Ia tersinggung karena ucapanku yang menuding hakim disiplin yang selalu dipimpin Waka Polres selalu berlaku tidak adil..
Hakim disiplin selalu menempatkan dirinya sebagai Pimpinan, padahal dalam persidangan sangat nyata pimpinan sidang adalah Wakapolres sebagai Hakim Displin dan juga pimpinan sidang
Hakim disiplin selalu menempatkan dirinya sebagai Pimpinan, padahal dalam persidangan sangat nyata pimpinan sidang adalah Wakapolres sebagai Hakim Displin dan juga pimpinan sidang
Ucapan tersebut membuatnya marah karena mengira saya menuduhnya tidak adil dalam memimpin sidang..padahal pada waktu itu bukan dia Pimpinan sidangku melainkan Wakapolres sebelumnya.
Tujuanku mengatakan seperti itu karena Kapolres Akbp Zarialdi meyuruh saya bicara, mengungkapkan apa sebabnya selalu melakukan pelanggaran.
Padahal tanpa bermaksud menyindir Wakapolres yang kebetulan ia telah beberapa kali memimpin sidang sejak bertugas.
Padahal tanpa bermaksud menyindir Wakapolres yang kebetulan ia telah beberapa kali memimpin sidang sejak bertugas.
Tetapi tujuanku semata hanya untuk membela diri..sebab waktu itu tidak ada bahan lain yang patut saya ucapkan karena namaku sudah dikirim ke Polda untuk diusulkan di pecat.
Pasca kejadian itu seminggu kemudian terbit SK pemberhentian tidak dengan hormat..chek per chek Wakapolres yang juga berdarah bone itu...lagi lagi saya lupa namanya.. ternyata punya hubungan dekat dengan Kapolda Irjen Pol Jhoni Wainal Usman
Tak bermaksud menuding Wakapolres waktu itu, tapi semua ada sebab akibatnya sehingga saya harus melepaskan seragam coklatku.
Kapolda bersama wakapolres pernah sama sama tugas di Aceh sewaktu masih sebagai Pasukan Brimob..Kapolda pangkat AKBP Wakapolres Lulusan baru Akpol pangkat Ipda, Aku tau kok jiwa korsa Brimob pasukan elit Polri itu...hehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar